Kamis, 16 Januari 2020

Kelebihan Memukau Galvalum Sebagai Atap yang Harus Diketahui

0 komentar

Kelebihan Memukau Galvalum Sebagai Atap yang Harus Diketahui

Salah satu cara paling ampuh untuk membuat rumah jauh tampak modern ketika dilihat dari luar adalah mengganti atap rumah dengan menggunakan galvalum alias atap baja ringan.  Saat ini sudah banyak orang memilih atas tersebut sebagai pilihan utama sehingga tidak heran bila saat ini sudah menjadi tren tersendiri. 

Apabila melihat berbagai kelebihan memukau atap baja ringan pun juga tidak mengherankan apabila memang atap ini menjadi pilihan utama. Anda harus menyimak setiap kelebihan memukau tersebut agar tidak perlu ragu apabila ingin memilihnya.  Setiap kelebihan yang dipunyai inilah yang mendatangkan keuntungan dan menjadi alasan banyak orang memilih menggunakan atap baja ringan.

Tentu saja ada banyak sekali kelebihan yang dipunyai atap baja ringan. Namun Anda tidak perlu mengetahui seluruhnya karena cukup dengan beberapa kelebihannya yang paling memukau saja sudah bisa membuat Anda yakin untuk memilihnya. Adapun berbagai kelebihan memukau atap baja ringan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Fleksibel

Kelebihan pertama dari atap baja ringan yang memukau adalah tingkat fleksibilitas yang dipunyai.  Penggunaan dari bahan atap yang satu ini sangatlah cocok untuk desain bangunan yang lebih bervariasi ragamnya tidak hanya kaku ataupun hanya lurus saja. Dengan menggunakan atap baja ringan, atap rumah bisa dibuat menjuntai bahkan sampai hendak bersentuhan dengan tanah langsung. 

Bentuk dari atap baja ringan ini tidak hanya lurus saja tetapi juga ada yang berlengkung. Tidak perlu ada sambungan pada panjang atap sehingga tampilan atap rumah yang menggunakan baja ringan ini jauh lebih kuat dan terlihat indah.  Anda bisa memesan atap sesuai dengan kebutuhan hingga sesuai dengan warna yang diinginkan.

2. Ringan

Sama seperti namanya, tentu saja kelebihan memukau berikutnya atap baja ringan ini adalah ringannya benda tersebut. Dengan ringannya material ini akan memberikan keuntungan lebih pada rangka yang hendak dipergunakan.  Tentu saja pada akhirnya bisa berpengaruh pada ketahanan bangunan. Walaupun memang atap baja ringan ini  tidak berat tetapi kekuatannya tidak boleh Anda ragukan karena sudah terbukti atap ini mempunyai keamanan dan daya lindung yang besar.

3. Tahan Akan Segala Cuaca Dan Rayap

Ada tidak perlu khawatir soal penggunaan galvalum akan tingkat ketahanannya. Bagaimana tidak, atap yang satu ini tahan akan segala cuaca bahkan rayap sekalipun.  Material pembuat dari bahan atap tersebut tidak akan diakan rayap dan tidak akan menyusut ataupun memuai terlalu berlebihan seperti kayu. Mengangumkannya lagi atap baja ringan ini juga bersifat noncombustible alias tidak membesarkan atau merambatkan api.

4. Nilai Estetisnya Tinggi

Setiap rumah yang sudah mempergunakan atap baja ringan pastinya akan mempunyai nilai estetis yang tinggi. Terlebih lagi bila pilihan atapnya mempergunakan atap berwarna. Nilai estetis ini akan semakin tinggi lagi karena para arsitek bisa leluasa mendesain rumah sampai ke atapnya tanpa terbatas bentuk berkat atap baja ringan. Nikmati pula tampilan dari atap ini yang mengkilap dan cerah berkat adanya lapisan silikon yang pasti siap menambah keindahan yang dipunyai.

5. Harga Terjangkau

Untuk masalah harga dari atap baja ringan ini tidak perlu Anda ragukan karena harganya termasuk terjangkau alias pas di kantong.  Tidak hanya harga jualnya saja yang murah tetapi Anda juga bisa menghemat uang saat pemasangannya. Karena materialnya yang fleksibel  dan ringan, membuat waktu pemasangannya jauh lebih cepat dan Anda tidak perlu membayar orang dalam waktu yang lama untuk memasang atap baja ringan tersebut.  Untuk biaya perawatannya pun juga tidak banyak.


Continue reading →
Rabu, 15 Januari 2020

Mari Ketahui Penyebab Umum Sindrom Sjogren

0 komentar

Mari Ketahui Penyebab Umum Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren merupakan kelainan sistem kekebalan tubuh atau imun dengan dua gejala maupun tanda paling umum, yaitu mata kering serta mulut kering. Penyakit sindrom Sjogren dapat menyerang siapa pun, akan tetapi penyakit ini lebih rentan terjadi dan menimpa pada perempuan yang usianya di atas 40 tahun. Seseorang yang memiliki penyakit autoimun lainnya contoh lupus ataupun rheumatoid dapat meningkatkan adanya risiko terserang sindrom Sjogren.

Meskipun tidak menular, sindrom sjogren mampu diketahui dengan mudah lewat gejalanya yang umum menyerang mata. Pasien sindrom sjogren ditandai dengan ciri-ciri rentan mata kering, mata perih, dan sensitif terhadap cahaya.

Sampai saat ini, belum dapat ditemukan penyebab pasti dari terjadinya mengapa sindrom sjogren menyerang seseorang. Faktor genetik hingga lingkungan diduga dapat meningkatkan risiko penyakit. Walaupun penyebab pasti tidak dapat cepat diketahui, namun ternyata terdapat beberapa penyebab umum dari sindrom sjogren yang patut kamu ketahui.
Lalu apa sajakah penyebab umum dari sindrom sjogren yang penting untuk kamu dan orang –orang terdekatmu ketahui?

1. Kelainan Sistem Kekebalan Tubuh

Hal ini biasanya terjadi saat sistem kekebalan tubuh yang secara tiba-tiba menganggap sel-sel yang berada tubuh sebagai musuh sehingga sistem kekebalan tubuh pun mulai menyerangnya. Pada kondisi seperti ini, sistem imun pun menyerang sel dan membran dalam tubuh. Kondisi yang terjadi pada sindrom Sjogren, sistem kekebalan tubuh atau sistem imun akan menyerang kelenjar yang biasanya memproduksi air mata dan air liur. Sel darah putih yang pada kondisi normal memimpin serangan terhadap infeksi justru berbalik menargetkan sel-sel sehat di kelenjar yang bertugas memproduksi air liur dan air mata. 

Sindrom sjogren juga selain menargetkan kelenjar yang memproduksi air liur dan air mata, turut pula merusak bagian tubuh lain, seperti sendi, kelenjar tiroid, ginjal, hati, paru, kulit, dan saraf.

2. Penyakit lainnya

Faktor yang umumnya banyak dipercaya dalam menyebabkan sindrom diantaranya genetik, hormon, microchimerism, dan lingkungan. Namun, terdapat penyakit rematik lain contoh seperti peradangan sendi serta lupus yang semakin memicu terjadinya kondisi ini. Sindrom ini juga umum terjadi pada orang dengan reumatik seperti yang dituliskan dalam jurnal JAMA Internal Medicine yang melaporkan bahwa diketahui pada sekitar 60 persen pasien sindrom ini memiliki penyakit sekunder akibat autoimun yang menyertainya, seperti reumatik.

3. Infeksi virus atau bakteri

Gen tertentu menempatkan seseorang berada dalam risiko tinggi untuk mengidap gangguan autoimun yang mengakibatkan sindrom ini. Menurut beberapa penelitian, beberapa gen dapat menyebabkan penderita memiliki risiko yang lebih tinggi. Serta semakin diperparah karena dipicu hal lain seperti infeksi virus maupun bakteri. Hal ini mengartikan bahwa adanya infeksi virus atau bakteri yang sudah terlanjur menjangkiti seseorang akan meningkatkan faktor risiko mengidap sindrom ini.

4. Faktor usia dan jenis kelamin

Dilansir dari laman Alodokter bahwa usia di atas 40 tahun, menjadi salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan besar seseorang terkena sindrom Sjögren. Jenis kelamin juga menjadi faktor yang berpengaruh, karena penyakit ini lebih banyak terjadi pada wanita dibanding pria.

5. Merokok serta paparan bahan kimia

Penyakit sindrom sjogren termasuk jenis penyakit autoimun sistemik yang biasanya terjadi bersamaan dengan rheumatoid arthritis (RA) ataupun dengan lupus. Meskipun penyebab suatu penyakit autoimun bisa berisiko mengakibatkan penyakit autoimun lainnya belum diketahui secara pasti namun menurut dr. Sandra Sinthya Langow, Sp.PD-KR diduga penyebab utamanya akibat dipengaruhi pula oleh faktor lingkungan seperti infeksi virus, bakteri serta kebiasaan merokok, maupun paparan bahan kimia tertentu yang turut memiliki andil.

Itulah beberapa penyebab umum dari sindrom sjogren, tetap waspadai dan jaga kesehatanmu beserta keluarga, ya. 




Continue reading →